Selasa, 25 November 2014

Kisah Nabi ADAM. AS

Asal Mula Langit Dan Bumi
     Sebelum Nabi ADAM. AS diciptakan, Allah terlebih dulu menciptakan langit, bumi, dan segala isinya; gunung, laut, tumbuhan, hewan, binatang, dan matahari sebagai sumber panas dan bulan sebagai penerang malam.
     Langit dan bumi oleh Allh diciptakan dalam waktu enam hari atau masa. Sedangkan satu hari atau satu masa di sisi Tuhan sama dengan seribu tahun menurut perhitungan manusia.
     Allah maha Kuasa apabila menghendaki sesuatu cukup berfirman, "kun" (jadilah !) maka jadilah apa yang diinginkannya.

Asal Mula Malaikat
     Sesudah menciptakan langit dan bumi maka Allah menciptakan makhluk yang bernama malaikat. Malaikat di buat dari Nur atau Cahaya. Malaikat diciptakan sebagai makhluk yang tunduk patuh senantiasa berbaktikepada-Ny7a.
     Makhluk tidak mempunyai nafsu, tidak makan dan tidak tidur, tidak melakukan perbuatan dosa. tidak berjenis kelamin laki-laki atau perempuan dan mempunyai alam tersendiri yaitu alam ghaib yang tidak dapat dilihat manusia.

Jin dan Iblis
     Jin dan Iblis diciptakan dari api yang sangat panas. ia mempunyai jenis kelamin taki-laki dan perempuan. Jin ada yang patuh dan ada juga yang ingkar kepada perintah Tuhan. Jin yang ngkar dan membangkang terhadap tuhannya disebut Iblis dan setan.
     Iblis dan keturunannya adalah makhluk yang sangat durhaka dan jahat. Tidak ada kebaikannya sama sekali. Pekerjaan Iblis dan shetan adalah menggoda manusia agar tersesat dan jatuh dalam lembah dosa.
     Permintaan Iblis untuk hidup di dunia sampai hari kiamat di kabulkan Allah. Sebab dahulu Iblis adalah makhluk yang pernah patuh kepada Allah. Jadi perpenjangan umur bagi hingga hari kiamat adalah sebagai balasan bagi kebaikannya dimasa lalu sebelum di ciptakanya Nabi Adam. Setelah Nabi Adam diciptakan oleh Allah, Iblis menjadi makhluk yang pembangkang, Maka ia dikutuk dan diusir oleh Allah dari surga.

Asal Mula Nabi Adam AS
     Sesudah langit dan bumi, Malaikat dan Jin atau Iblis diciptakan. Maka allah hendak menciptakan makhluk yang akan diperintah untuk mengelola bumi. Hal itu diutarakan kepada para Malaikat. "Aku akan menciptakan manusia untuk menjadi pengatur du bumi."
     Para malaikat mengira lalai dalam menjalankan tugasnya maka mereka berkata; "Mengapa Tuhan menciptakan Manusia..?
Bukankah mereka hanya akan berbuat kerusakan di atas bumi. Mereka akan saling bermusuhan dan saling berbunuhan. Sedangkan kami para malaikat senantiasa patuh dan mengagungkan kepadaMU.?"
     Untuk melenyapkan kekhawatiran para malaikat itu; Allah kemudian berfirman, "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
     Para malaikat bungkam mendengar penjelasan Allah itu. Bukankah Allah Maha Mengetahui atas segala sesuatu..?
    Demikianlah Allah kemudian menciptakan Adam dari tanah liat dan lumpur hitam.  Setelah terbentuk kemudian dimasukan roh kedalamnya. Adam pun kemudian hidup. Bisa berdiri tegak.
     Allah kemudian memerintahkan kepada para Malaikat untuk bersujud kepada Adam. para malaikat pun bersujud sebagai pernyataan hormat dan ucapan selamat atas terciptanya Adam.
     Hanya Iblis yang tidak mau bersujud. Ia membangkang perintah Allah.
     Allah bertanya, "Apakah yang membuat engkau tidak mau bersujud kepada Adam..??"
"Saya lebih baik dari Adam. Engkau ciptakan saya dari api sedang Adam hanya dari segumpal tanah." Kata blis menyombongkan diri.
     Yang berpendapat api lebih baik dari pada tanah adalah Iblis sendiri. Padahal hanya Tuhanlah yang Maha tahu siapa yang lebih mulia diantara makhluk ciptaan-Nya.
     Allah murka mendengar jawaban Iblis, "Hai Iblis keluarlah engkau dari sorga. Sungguh tidak patut kau tinggal disini lagi dan terkutuklah engkau selama-lamanya !"
     Iblis berkata, "Wahai Tuhan! Engkau kutuk dan Engkau usir aku dari sorga karena Adam. Saya rela . Tapi kabulkanlah permohonan saya untuk hidup lama hingga hari kiamat nanti."
      Permohonan Iblis dikabulkan: Ia akan dibiarkan hidup sampai hari kiamat tiba. Iblis kemudian bersumpah, "Ya, Tuhan karena Engkau telah menghukum saya sebagai yang tersesat; maka saya akan menghalang-halangi Adam dan keturunanya dan jalan-Mu yang lurus. Saya akan mendatangi mereka dari muka dan belakang, dari kir dan kanan !"
     Itulah sumpah Iblis. Ia bertekad akan menyesatkan Adam dan keturunannya agar mereka menjauhi perintah Tuhan, berbuat kekacauan di muka bumi, saling bermusuhan dan berbunuhan satu sama lain.
     Allah berfirman, "Untuk melawan segala tipu daya dan akal busukmu, Aku beri manusia senjata yang ampuh. Dengan Akal itu Aku bimbing mereka dengan petunjuk-petunjuk (agama). Aku tuntun mereka kejalan yang benar. Dengan akal itu manusia akan mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Siapa yang tidak menggunakan akalnya tentu dapat kau sesatkan. Mereka yang sesat itu, akan mempertanggungjawabkan perbuatannya pada-Ku di hari kemudian !"
     Mendengar firman Allah, Iblis semakin benci kepada Adam. Ia kemudian mendekati Adam. Diperiksanya seluruh tubuh Adam. Ia ingin mencari titik kelemahan Adam. Akhirnya dapat ditemukanya yaitu nafsu. Nafsu cenderung melakukan perbuatan yang buruk. Bila manusia cenderung menurutkan hawa nafsunya maka sangat mudah bagi Iblis untuk menjrumuskannya.
     Allah kemudian mengajarkan pada Adam nama-nama benda yang dilihatnya. Dengan demikian Adam mengetahui nama-nama benda yang ada dimuka bumi. Itulah pengetahuan pokok yang nanti akan diperlukannya untuk mengatur dan memelihara Bumi.
     Kepada para Malaikat, Allah ingin membuktikan kemampuan manusia untuk mengatur dan memelihara Bumi. Berfirmanlah Allah kepada para Malaikat, "Sebutkanlah kepadaku nama-nama benda itu !"
     "Maha Suci Engkau ya Allah. Tida ada yang kami ketahui selain apa yang Engkau ajarkan kepada kami. Hanya Engkaulah yang mengetahui segala-galanya," kata para malaikat denga penuh takzim.
     "Hai Adam, beritahukanlah kepada merekan nama benda-benda itu!" Firman Allah.
     Adam kemudian menyebut nama benda-benda yang diketahuinya. Para malaikat kagum. Mereka memberi hormat sehormat-hormatnya.
     "Bukankah sudah kukatakan, aku mengetahui rahasia langit dan bumi ? Aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui?" firman Allah kepada para malaikat.
     Para Malaikat lalu memuja dan mengagungkan Allah, Mereka semakin menaruh hormat kepada Adam. Ternyata Adam telah mengetahuai apa yang belum mereka ketahui.
     Allah kemudian memberikan Adam sebuah tempat yang nyaman dan sentosa yaitu sorga. Tempat itu indah permai. Segala kebutuhan hidup telah tersedia. Kebun sorga penuh dengan buah-buahan yang rasanya lezat,. Air sungainya jernih dan berbau harum. Pohon, Tumbuhan dan rumput seperti ditata rapi, Teduh dan nyaman sekali.
     Sebenarnya empat itu sangat menyenangkan, Adam berkeliling menjelajahi kebun-kebun dan taman-taman, Tapi ia merasa kesepian karena tidak memiliki kawan.

Diciptakannya Ibu Umat manusia
     Adam merasa kesepian karena tak mempunyai teman atau pasangan. Padahal ia melihat semua binatang yang ada di sorga itu hidup berpasang-pasangan.
     Rasa sepi dan sedih membuatnya letih. Adam pun tertidur pulas di bawah pohon yang teduh. Allah Maha tau. Ia mengetahui pula yang tergerak di hati Adam yaitu ingin mempunyaiteman. Maka selagi Adam tidur, Allah menciptakan manusia lagi yang di ambil dari tulang rusuk Adam sendiri. Manusia itu lain jenis dengan Adam. Ia adalah seorang wanita dan dinamakan Hawa.
     Ketika Adam bangun dari tidurnya, Ia terkejut. Adam mengusap-usap matanya,seakan tidak percaya. Ia melihat seorang duduk di sampingnya. Wanita itu indah, cantik dan menakjubkan.
"Siapakah engkau? Mengapa berada di sini..?" tanya Adam. Dengan tersenyum Hawa menjawab, "Aku adalah Hawa, yang di ciptakan menjadi teman hidupmu."
     Betapa gembira hati Adam mendengar jawaban itu. Ia memuji dan bersyukur kepada Allah yang telah mengabulkan keinginannya sehingga ia tidak merasa kesepian lagi. Hawa telah di takdirkan menjadi istri Adam. Sepanjang hari mereka bersuka ria di taman sorga, Keduanya dapat bersenang-senang sepuas hati. Mereka boleh makan apa saja makanan dan buah-buahan yang tersedia di sorga. Hanya satu yang di larang oleh Allah yaitu tidak boleh makan buah Khuldi.

Jebakan Iblis
     Iblis telah bersumpah untuk menyesatkan adam dan keturunannya. Ia berdaya upaya agar Adam terusir dari sorga. Pada suatu ketika ia berhasil masuk sorga. Kebetulan pada saat itu Adam dan Hawa sedang merasa Haus dan Lapar. Iblis datang sembari berkata. "Hai Adam, tampaknya kau dan istrimu sedang lapar dan haus. Makanlah buah di hadapanmu itu. Lihat warnanya, begitu indah dan segar, Baunya pun sangat harum tentu rasanya sangat lezat."
     Adam tahu buah di hadapannya memang tampak lain dari pada yang lain. Tapi buah itu adalah buah larangan. Maka ia tak mau memetiknya. Iblis membujuk Hawa tapi Hawa juga tak berani makan buah itu.
Iblis kecewa dan merasa sakit hati. Tapi ia tidak putus asa. Pada suatu saat iya mendekati Adam lagi. Kali ini iya berkata, "Mengapa Tuhan melarangmu memakan buah ini..?? Tak lain agar kalian tidak jadi Malaikat. Sebab jika kalian memakan buah ini kalian akan menjadi penghuni kekal di sorga ini." Percayalah, aku adalah seorang teman yang memberi nasihat baik.
     Pendirian Adam tidak tergoyahkan. Ia tetap tak mau menuruti godaan Iblis untuk makan buah Khuldi.
Pada suatu kesempatan Iblis datang lagi. Ia memilih waktu yang tepat. Adam dan Hawa baru saja berjalan-jalan keliling sorga. Mereka kelelahan. Saat itulah Iblis berkata; "Hai Adam, ketahuilah sebenarnya hanya golongan malaikat saja yang boleh makan buah itu. Sebab dengan makan buah itu para malaikat akan mengalami hidup kekal tanpa mengalami kematian."
     Adam dan HAwa mulai mendengarkan perkataan Iblis.
"Kami telah mendengar rahasia Allah sebelum kalian diciptakan." Sambung Iblis. "Bahwa kalian tidak akan hidup lama. Beberapa waktu lagi kalian akan dimatikan. Nah jika kalian ingin hidup kekal abadi di sorga ini, Sungguh bodoh jika tidak mau menerima nasihatku ini."
Adam dan Hawa mulai tertarik. Iblis meneruskan bujukannya, "Aku bersumpah di hadapan kalian. Demi Allah aku sebenarnya hanya memberi nasihat, karena aku merasa kasihan dengan kalian berdua. Larangan tuhan itu tak lain adalah supaya kalian tidak bisa hidup kekal di sorga ini" Hawa yang terkena bujukan Iblis itu berkata kepada Adam. "Rupanya ia benar ucapan Iblis itu. Ia telah bersumpah dengan nama Allah."
Hawa yang lemah hatinya kemudian  menghampiri pohon buah Khuldi dan memetik buahnya. Pada saat itu Adam dan Hawa, sedang merasa lelah, haus dan lapar. Terlebih setelah mendengar ucapan Iblis bahwa buah Khuldi itu rasanya paling lezat di sorga. Keduanyapun lupa pada peringatan Allah. Keduanya lalu memakan buah itu. Rasanya memang lezat hingga keduanya lupa pada larangan Allah.
     Allah mencela perbuatan mereka dan berfirman : "Bukankah, Aku telah melarang kamu berdua mendekati pohon itu, dan aku katakan padamu; Sesungguhnya syetan itu adalah musuhmu yang nyata."
     Adam dan Hawa sangat menyesal. Terlebih setelah memakan buah itu aurat mereka terbuka. Mereka berlarian kesana dan kemari serambi menutupi auratnya dengan dedaunan sorga. Mereka sangat malu dan takut mendengar firman Allh.
     Namaun akhirnya Adam dan Hawa sadar, mereka tidak mungkin akan bisa menyembunyikan diri dari hadapan Allah yang mahatahu.
     Dengan tertunduk malu, menyesal atas dosa yang telah dilakukan Adam berkata, "Wahai Tuhan Kami, Kami telah menganiaya diri kami sendiri dan telah melanggar perintah-MU, karena terkena bujukan Iblis, Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk golongan orang-orang yang merugi.

Adam dan Hawa Diturunkan ke Bumi
     Allah maha pengasih dan Maha Pengampun Taubat Adam dan Hawa diterima, keduanya diampuni Allah. Tetapi atas kesalahan itu mereka harus keluar dari sorga yang penuh kenikmatan. Ini sudah kehendak Allah yang memeng menciptakan manusia sebagai khalifah di bumi, sebagai penghuni dan pengatur pelanet bumi.